Pages

Subscribe:

Rabu, 02 Januari 2013

Tips Memilih Jurusan Di SMA/MAN

tIPS mEMILIH jURUSAN


Memasuki jenjang pendidikan SMA ataupun MA, siswa diharuskan memilih jurusan. Jurusan yang harus dipilih ada 3 yakni IPA, IPS dan Bahasa untuk SMA sedangkan untuk MA ada 4 jurusan di tambah satu jurusan lagi yaitu IAI (Ilmu agama islam). Dengan memilih jurusan tersebut, siswa akan lebih fokus mempelajari ilmu pengetahuan.Namun terkadang siswa bingung menentukan harus memilih jurusan apa. Bahkan kemudian ada yang ikut-ikutan teman. Karena temannya memilih jurusan IPA, ia pun akhirnya ikut memilih IPA. Lalu di tengah jalan kelimpungan karena di jurusan ini ia tidak enjoy belajar.Nah untuk itu saya akan memberikan kiat-kiat dalam memilih jurusan yang pas di SMA/MA agar kalin tidak salah pilih jurusan sehingga kalian bisa senang belajar di kelasnya.


Masalahnya, siswa kadang bingung menentukan harus memilih jurusan apa. Bahkan kemudian ada yang ikut-ikutan teman. Karena temannya memilih jurusan IPA, ia pun akhirnya ikut memilih IPA. Lalu di tengah jalan kelimpungan karena di jurusan ini ia tidak enjoy belajar.

Read more at: http://www.sekolahoke.com/2011/09/tips-memilih-jurusan-di-sma.html
Copyright Sekolahoke.com - Belajar Bahasa Inggris Online di sekolahoke.com yuk! Klik aja http://www.sekolahoke.com/ Under Common Share Alike Atribution
Masalahnya, siswa kadang bingung menentukan harus memilih jurusan apa. Bahkan kemudian ada yang ikut-ikutan teman. Karena temannya memilih jurusan IPA, ia pun akhirnya ikut memilih IPA. Lalu di tengah jalan kelimpungan karena di jurusan ini ia tidak enjoy belajar.

Read more at: http://www.sekolahoke.com/2011/09/tips-memilih-jurusan-di-sma.html
Copyright Sekolahoke.com - Belajar Bahasa Inggris Online di sekolahoke.com yuk! Klik aja http://www.sekolahoke.com/ Under Common Share Alike Atributiojurusan yang pas di SMA ataupun di MA. Simak tips berikut ini:
 
1.Kenali karakteristik masing-masing jurusan 

Mengenali karakteristik dari masing-masing jurusan membantu siswa untuk memilih jurusan yang dipilih. Jurusan IPA, hampir semua pelajaran bermuatan eksak dan alam. Di dalamnya ada biologi, kimia, fisika, dan matematika yang dipelajari lebih mendalam. Di jurusan IPS lebih menitik beratkan pada ilmu sosial. Di dalamnya ada pelajaran sosiologi, sejarah, geografi, ekonomi dan akuntansi dan antropologi. Sedangkan jurusan bahasa menitik beratkan keilmuan bahasa. Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia mendapatkan porsi lebih banyak daripada jurusan yang lain. Selain itu, jurusan bahasa juga menambah pelajaran bahasa asing lainnya. Biasanya masing-masing sekolah berbeda, ada yang mengajarkan Bahasa Jepang,Bahasa jerman, ada juga yang mengajarkan Bahasa Perancis.Dan yang terkahir untuk jurusan IAI di MA ini lebih menitiberatkan pada ilmu agam islam,didalamnya ada pelajaran fikih,alqur'an hadits,aqidah akhlak,sejarah kebudayaan islam.

2.Kenali minat dan bakat 

Kenali minat dalam diri. Jika berminat pada hal-hal eksak, pilihlah IPA. Jika berminat pada ilmu sosial seperti politik dan ekonomi, sebaiknya memilih IPS. Namun, jika lebih tertarik pada sastra dan seni, pilihlah jurusan bahasa.sedangkan jika kalian anak-anak MA yang suka dengan ilmu agam islam pilihlah jurusan ilmu agama islam (IAI).

3. Mengetahui rencana kuliah.  

Tujuan pendidikan SMA adalah mengantarkan peserta didik menuju ke jenjang yang lebih tinggi yakni perguruan tinggi. Jadi, jika kamu masuk SMA/MA, itu artinya kamu dipersiapkan untuk bisa melanjutkan ke bangku kuliah. Jika ingin sukses di bangku kuliah, perlu dipersiapkan sedini mungkin. Merencanakan memilih jurusan saat kuliah kelak, harus sudah ditentukan sejak di bangku sekolah. Sehingga tidak ada penyesalan seandainya, kelak sudah masuk kuliah, ternyata kamu salah masuk jurusan waktu SMA. 
Gambaran mudahnya seperti ini. Saat siswa lulus dari SMA/MA, siswa dihadapkan pada pilihan untuk kuliah. Pada tahap awal ada seleksi masuk perguruan tinggi. Jika siswa memilih jurusan di bawah naungan IPA, misalnya Pendidikan Dokter, maka ia akan mengikuti seleksi ujian masuk dengan soal ujian IPA seperti Fisika, Biologi, Kimia dan Matematika. Sebaliknya bagi siswa yang ingin menjadi ekonom, perbankan, ahli politik, psikolog, maupun ahli bahasa, termasuk dalam kategori IPS. Jadi ujian masuknya berhubungan dengan IPS seperti ekonomi, akuntansi, geografi, sejarah, maupun sosiologi. Bagaimana jika ada siswa yang telanjur salah jurusan. Misalnya ada siswa yang ingin kerja di Bank tapi dia jurusan IPA. Itu bisa saja dilakukan. Ikut ujian IPS. Namun, pelajaran yang ia dapat waktu SMA akan mubazir. Selain itu, dasar-dasar pelajaran IPS tidak pernah dapat sama sekali. Apakah benar mitos jurusan IPA lebih baik daripada IPS? Mitos itu sepertinya tidak tepat. Kalau ada anggapan bahwa anak IPA lebih terarah dan lebih teratur, itu tergantung sekolah penyelenggara pendidikan dimana anak itu berada. Kalau ada yang mengatakan anak belajar di jurusan IPS itu lebih sering diabaikan guru, itu kasus lain. Berarti sekolahnya yang perlu dipersalahkan, bukan jurusannya.

1 komentar: